Migrasi PCmover saya terhenti atau tidak lagi berjalan. Bagaimana cara memperbaikinya?
Dapatkan langkah-langkah pemecahan masalah untuk mengatasi migrasi PCmover yang macet — mulai dari menonaktifkan pembaruan Windows dan melakukan clean boot hingga memindai drive dan memulai ulang transfer.
Pertama-tama, disarankan untuk menonaktifkan Pembaruan Otomatis Windows karena hal ini dapat menyebabkan migrasi gagal. Lihat berkas Bantuan Windows atau hubungi Microsoft untuk mendapatkan bantuan dalam menonaktifkan fitur Windows ini. Langkah-langkah selanjutnya yang dapat Anda terapkan adalah sebagai berikut:
- Hentikan transfer dan tutup PCmover di kedua komputer.
- Lakukan apa yang disebut Clean Boot pada kedua komputer menggunakan langkah-langkah dalam Dokumen Teknis berikut. Melihat Cara Mencegah Program Latar Belakang Berjalan Saat Komputer Anda Dinyalakan.
- Pastikan semua aplikasi firewall, antivirus, dan antispyware dinonaktifkan di kedua komputer.
Program keamanan yang umumnya menghambat transfer adalah McAfee, (Symantec) Norton, Kaspersky, Trend Micro, AVG, Microsoft Security Essentials, Windows Firewall, Avira, Avast, Zone Alarm, Kerio, Webroot, dan Vipre.
Lihat file Bantuan masing-masing program keamanan atau hubungi produsen aplikasi untuk mendapatkan bantuan tentang cara menonaktifkannya. - Jika Anda menggunakan kabel Laplink Ethernet Hi-Speed atau kabel crossover lainnya, pastikan untuk mematikan atau menonaktifkan adaptor Wi-Fi di pengaturan Internet Anda agar Laplink Ethernet menjadi satu-satunya koneksi jaringan aktif. Sebaiknya juga tempatkan kedua komputer dalam Homegroup atau Workgroup yang sama, aktifkan Penemuan Jaringan (jika didukung) dan aktifkan Berbagi File dan Printer.
- Mulai migrasi baru.
CATATAN: Jika PCmover menanyakan apakah Anda ingin membatalkan transfer atau memulai/melanjutkan transfer, pilih mulai/melanjutkan transfer. Migrasi akan lebih cepat pada tahap itu karena PCmover tidak akan mentransfer ulang file yang telah dipindahkan ke PC baru.
Jika migrasi masih terhenti setelahnya, ikuti langkah-langkah tambahan berikut:
6. Lakukan pemindaian permukaan pada semua drive di kedua komputer, menggunakan Scandisk atau Chkdsk di Windows. Setelah pemindaian selesai, mulai ulang migrasi. Petunjuk pemindaian ada di bawah.
- Di dalam Windows 8/10, Klik logo Windows, lalu klik File Explorer, klik kanan pada drive, pilih 'Properties', klik tab 'Tools', klik tombol 'Error Checking', lalu klik 'Scan drive'. Restart PC jika diminta.
- Di dalam Windows XP/Vista/7, Klik kanan pada drive di 'Komputer Saya' di Windows Explorer, pilih 'Properti', klik tab 'Alat', klik tombol 'Pemeriksaan Kesalahan', centang kedua kotak, dan klik 'OK'. Mulai ulang PC jika diminta.
CATATAN: Proses di atas akan memakan waktu sekitar satu jam untuk hard drive rata-rata.
7. Hapus sepenuhnya semua aplikasi firewall, antivirus, dan antispyware dari kedua komputer sebelum memulai kembali migrasi.